Ustaz Abdul Somad (UAS) pernah mengatakanya alasan penolakannya terhadap tawaran kontrak ceramah eksklusif dari berbagai stasiun televisi (TV) yang ada di Indonesia.
Meskipun tawaran tersebut bernilai harganya fantastis, UAS lebih memilih untuk tidak terikat kontrak dengan TV.
Berikut adalah poin poin utama berdasarkan penelusuran uas:
Menolak Menjadi "Lelaki Kontrakan": UAS berseloroh bahwa dia tidak mau dikontrak oleh televisi manapun karena khawatir menjadi "lelaki kontrakan".
Kebebasan Berdakwah: UAS menolak kontrak TV untuk menjaga kebebasan dalam dakwahnya agar tidak di atur atur oleh pihak stasiun TV, terutama dalam hal yang berkaitan durasi dan isi materi.
Prioritas Dakwah Umat: beliau lebih memilih fokus pada dakwah langsung kepada masyarakat sekitar (tabligh akbar) dan dunia pendidikan dari pada harus terikat jadwal reguler di televisi.
Penolakan Terhadap Politik Praktis: Dalam konteks lainnya, UAS juga dikenal selektif dan pernah menolak tentang rekomendasi politik, memilih fokus pada pendidikannya dan juga dakwah.
Sebagai informasi lain, UAS pernah juga tampil di salah satu TV nasional (TV One), namun hal hal tersebut didasari pada suatu kebebasan isi ceramah dan bukan juga melalui kontrak eksklusif yang sangat mengikat.
Komentar
Posting Komentar