Ada kecenderungan di dalam diri manusia untuk selalu mencari yang lebih dan lebih baik. Dalam banyak hal apa pun, keinginan itu terlihat wajar, bahkan dianggap sebagai salah satu bentuk usaha untuk mendapatkan yang sangat baik dalam hidup.
Namun ketika pencarian itu tidak akan pernah berhenti, seorang bisa terperangkat dalam perasaan tidak pernah puas yang terus menerus, seolah olah apa pun yang pernah dimiliki saat itu selalu kurang dibandingkan dengan kemungkinan lain pun yang belum tentu sangat nyata.
Dalam hubungan, kerjaan, maupun roda perjalanan hidup, sikap seperti itu sering membuat seseorang sangat sulit menghargai apa yang sudah pernah ada di depannya. Dia lebih sibuk membayangkan sesuatu yang terlihat tampak lebih baik di luar rumah, dari pada merawat dan juga mengembangkan apa yang sudah dia miliki.
Akibatnya, banyak hal hal yang sebenarnya berpotensi menjadi justru lebih baik justru di abaikan sebelum sempat tumbuh.
Padahal tidak semua yang terbaik itu hadir dalam keadaan siap di pakai. Banyak hal dalam hidup ini yang justru menjadi berharga karena sebuah prosesnya.
Hubungan yang kuat lahir dari kebersamaan yang selalu dijaga, kepercayaan yang telah dibangun, dan kesabaran di dalam menghadapi suatu kekurangan satu sama lain. Begitu pula dengan banyaknya hal lainnya,
yang sangat membutuhkan waktu untuk berkembang biak menjadi sesuatu yang benar-benar sangat berarti.
Mungkin karena hal itu, yang terbaik tidak akan selalu ditemukan dengan cara terus terus mencari, tetapi sering kali terjadi dengan cara bertahan, merawat, dan bertumbuh bersama.
Ketika seseorang mampu untuk menghargai prosesnya, dia akan menyadari bahwa apapun yang dia miliki bisa menjadi suatu yang sangat berharga, bukan karena sempurna sejak awal pertemuan, tetapi karena diperjuangkan dengan bersungguh sungguh.
Komentar
Posting Komentar